TUGAS GANDA PERUTUSAN PARA MURID YESUS

11 Juli 2013
Kamis, Peringatan Wajib St. Benediktus, Abas


Bacaan pertama

Kej 44:18-21.23b-29; 45:1-5

“Demi keselamatanmu Allah mengutus aku ke Mesir.”

Bacaan dari Kitab Kejadian

Di tanah Mesir Yusuf pura-pura menuduh adiknya, Benyamin, mencuri. Maka tampillah Yehuda mendekati Yusuf dan berkata, “Mohon bicara Tuanku, izinkanlah hambamu ini mengucapkan sepatah kata kepada Tuanku, dan janganlah bangkit amarahmu terhadap hambamu ini, sebab Tuanku adalah seperti Firaun sendiri. Tuanku telah bertanya kepada hamba-hamba ini, ‘Masih adakah ayah atau saudaramu?’ Dan kami menjawab Tuanku, ‘Kami masih mempunyai ayah yang sudah tua dan masih ada anaknya yang muda, yang lahir pada masa tuanya; kakaknya telah mati, dan hanya dia sendirilah yang tinggal dari mereka yang seibu, sebab itu ayah sangat mengasihi dia’. Lalu Tuanku berkata kepada hamba-hambamu ini, ‘Bawalah dia kemari padaku, supaya mataku memandang dia’. Lagi Tuanku berkata kepada hamba-hambamu ini, ‘Jika adikmu yang bungsu itu tidak datang kemari bersama kalian, kalian tidak boleh melihat mukaku lagi’. Setelah kami kembali kepada hambamu, ayah kami, maka kami memberitahukan kepadanya perkataan Tuanku itu. Kemudian ayah kami berkata, ‘Kembalilah kamu membeli sedikit bahan makanan bagi kita’. Tetapi jawab kami, ‘Kami tidak dapat pergi ke sana sebab kami tidak boleh melihat muka orang itu, apabila adik yang bungsu tidak bersama-sama kami’. Kemudian berkatalah hambamu, ayah kami, ‘Kamu tahu, bahwa isteriku telah melahirkan dua orang anak bagiku; yang seorang telah pergi, dan aku telah berkata, ‘Tentulah ia diterkam oleh binatang buas, dan sampai sekarang aku tidak melihat dia kembali. Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan daku yang ubanan ini turun ke dunia orang mati karena nasib celaka’.” Ketika itu Yusuf tidak dapat menahan hatinya lagi di depan semua orang yang berdiri di dekatnya. Lalu berserulah ia, “Suruhlah keluar semua orang dari sini.” Maka tidak ada seorang pun yang tinggal di situ bersama-sama Yusuf, ketika ia memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya. Setelah itu menangislah ia keras-keras, sehingga kedengaran oleh orang-orang Mesir dan seisi istana Firaun. Dan Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya, “Akulah Yusuf! Masih hidupkah bapa?” Tetapi saudara-saudaranya tidak dapat menjawabnya, sebab mereka takut dan gemetar menghadapi dia. Lalu kata Yusuf kepada mereka, “Marilah mendekat.” Maka mendekatlah mereka. Kata Yusuf lagi, “Akulah Yusuf, saudaramu, yang kalian jual ke Mesir. Tetapi sekarang janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri karena kalian menjual aku ke sini, sebab demi keselamatan hidup kalianlah Allah menyuruh aku mendahului kalian ke Mesir.”

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.


Bacaan Injil

Mat 10:7-15

“Kalian telah memperoleh dengan cuma-cuma, maka berilah pula dengan cuma-cuma.”

 Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius

Pada waktu itu Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, “Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kalian telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berilah pula dengan cuma-cuma. Janganlah kalian membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kalian membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kalian membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kalian masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kalian berangkat. Apabila kalian masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun kepadanya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Dan apabila seorang tidak menerima kalian dan tidak mendengarkan perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu, dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sungguh, pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya daripada kota itu.”

Demikianlah Injil Tuhan

U: Terpujilah Kristus


Renungan hari ini

TUGAS GANDA PERUTUSAN PARA MURID YESUS

Yesus memberikan tugas ganda kepada para muridNya untuk mereka laksanakan, yaitu: mewartakan tentang kerajaan surga dan menyembuhkan orang-orang sakit. Apa itu kerajaan surga atau kerajaan Allah? Itu adalah sebuah masyarakat manusia yang menyerahkan hidup mereka seluruhnya kepada Allah dan menyembah Allah sebagai Tuhan dan Raja mereka; artinya suatu kerajaan di mana Allah sendiri yang memerintah dan menyelenggarakan segala sesuatunya bagi hidup manusia dan dunia. Tugas pewartaan tentang kerajaan Allah ini, juga harus dinyatakan dengan karya-karya konkrit lainnya, misalnya mendoakan dan menyembuhkan orang-orang sakit.

Tentu perutusan dengan dua tugas pokok ini tidaklah mudah. Namun Yesus mengingatkan bahwa Dia akan memberi mereka kuasa untuk melakukan tugas-tugas itu. Dan itu diberikanNya dengan Cuma-Cuma. Maka Dia menuntut para murid untuk membagikannya kepad orang-orang yang mereka layani juga dengan Cuma-Cuma. Untuk bisa melakukan tugas-tugas perutusan itu dengan baik dan berhasil, para murid diminta untuk tidak memikirkan hal-hal atau barang-barang material lain, tetapi selalu fokus kepada Tuhan dan hanya mengandalkan Tuhan saja. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka itu adalah tugas dari umat, atau orang-orang dimana mereka layani. Yesus menegaskan… “Sebab seorang pekerja patut mendapat upah”.

Apakah saudara sungguh-sungguh seorang murid Yesus? Jawabannya tergantung sejauh mana saudara setia dan penuh komitmen menjalankan tugas-tugas perutusan itu; dan juga sejauh mana saudara mendukung para pelayan Tuhan, para misionaris dalam tugas misi Gereja yang mereka emban.

Doa Misioner: Tuhan Yesus, semoga sukacita dan kebenaran Injil membaharui hidup kami, sehingga kami mampu menjadi saksi kepada orang-orang sekitar kami. Buatlah kami mampu menyebarluaskan terang dan kebenaranMu kemanapun kami pergi. Amin

Misiku hari ini: Berani menunjukkan diri sebagai seorang saksi Kristus, entah berbicara jujur dan benar, atau berlaku sopan dan adil kepada siapapun sepanjang hari ini.

(Dikutip langsung dari Buku SVD Mission Secretary, Renungan Harian Misioner  –             (5 minutes with the Lord) –,  Editor: P. Hendrikus Meko, SVD / No. HP: 081388558088 / Email: idjsekmis@gmail.com)


Comments are closed.